
entah kenapa, meski rinai-rinai gerimis tak lagi terasa mesra, atau meski hari kemarin yang dicuri pangeranmu sudah aku relakan, atau meski tak ada lagi irama-menyengat-bahagia pada setiap senandungmu, masih ada kilasan momentum mengekor di ujung-ujung lamunanku.
seperti anak ayam yang baru menetas, mencuap-cuap dan mengikuti induknya kemana saja, masih ada sesuatu yang tak mau lekang dari benakku....