29 Januari 2014

Tiga Permintaan Terakhirku Sebelum (Kau) Mati


sebelum kau mati, aku ingin tidur di pangkuanmu.
sehingga kehangatan akan bertunas di kepalaku
seperti setiap kali kau menyisirnya dengan jemari
lalu kerinduan akan berdiam di hari esok
dan aku akan tetap percaya kau masih hidup di sana.


sebelum kau mati dan ragamu menjadi basi, aku ingin tidur bersamamu.
sehingga setiap pelukan akan membelenggumu lebih erat
dan ruhmu mengenal rumah tempat ia bisa selalu pulang.


sebelum kau mati, kekasih, aku ingin kau membunuhku
sehingga kematian menggenapkan dirinya
dan menidurkan kita di dalam keabadian.
Read More

31 Desember 2013

Surat Akhir Tahun

Biarkan seberapa panjang hidupmu menjadi rahasia tuhan. Yang perlu kamu cari tahu, seberapa cukupkah kamu memaknainya. ~ Falra.


Dear Falra, sahabatku.

Seperti yang kamu lihat disekitarmu sekarang, tahun masehi 2013 akan berakhir beberapa jam lagi. Orang-orang tengah sibuk mengepak masa lalu masing-masing dan memindahkannya di tahun yang baru. Mereka sedang khidmat menghitung atau menganalisa harapan yang mereka capai atau tidak dicapai sampai akhir tahun ini, juga mendesain harapan-harapan yang  baru untuk ditempelkan di dinding kamar mereka sepanjang dua belas bulan ke depan. Walaupun tak sungguh-sungguh, kamu juga melakukannya. Ya, kamu tak pernah sungguh-sungguh membuat atau merefleksikan harapan-harapanmu setiap akhir tahun. Que sera sera, begitu selalu katamu.

Harapan, fal, tidak ditentukan oleh banyak atau baiknya ia dituliskan, tapi oleh usaha dan konsistensimu untuk mewujudkannya. Lalu usaha dan konsistensi itu akan terjaga hanya ketika kamu benar-benar menginginkan harapan itu terwujud. Maka, ketika kamu tidak sungguh-sungguh membuatnya, kamu pun akan lebih banyak menemui kegagalan yang membuatmu menjadi tidak sungguh-sungguh membahasnya ketika waktu setahun itu usai. Maksudku, buatlah sesuatu yang betul-betul kamu inginkan. Dan lakukan dengan penuh perenungan. Masuklah ke dalam hatimu dan temukan sesuatu yang sesungguhnya ingin kamu wujudkan.

Kamu tahu, harapan atau keinginan atau mimpi atau apapun namanya, bukan itu dan pewujudannya yang esensial. Lebih dari sekedar mewujudkan impian, kehidupan itu tentang seberapa cukup kamu memaknainya. Dengan impian-impian yang ingin kamu wujudkan, kamu akan tahu seberapa berartinya hidupmu, setidaknya bagi dirimu sendiri. Agar pada akhirnya nanti, kamu tidak mati dengan kesia-siaan. Maka dari itu kamu perlu membuat sebuah impian yang betul-betul kau inginkan, fal. Kamu juga harus berhenti membuatnya secara situasional. Itu akan membuatmu tidak konsisten. Kamu tak akan tahu, apa kamu betul-betul masih menginginkannya disuatu saat yang nanti.


Fal,

Akhir tahun memang bukan satu-satunya waktu untuk menentukan resolusi. Ia hanyalah penanda waktu mulai dan deadline bagi harapan-harapanmu itu. kamu bisa memulainya dari mana saja sepanjang kamu menentukan batas waktunya. Tetapi sekali lagi, bukan itu yang utama. A matter of fact, itu hanyalah cara agar kamu bisa berubah menjadi lebih baik. Dengan membuat sesuatu yang kamu impikan dan mewujudkannya, kamu seharusnya menjadi seseorang yang tak lagi sama dengan dirimu di awal tahun.

Tepat ketika kamu menjadi seseorang yang lebih baik karena tercapainya impian, kamu seharusnya menjadi lebih dekat dengan tujuan hidupmu. Bahkan, kamu seharusny bisa lebih dekat dengan Tuhan-mu.

Bahkan jika apa-apa yang kamu impikan tidak menjadi nyata, kamu seharusnya bisa belajar dari seberapa keras kamu berusaha mewujudkannya.

Tidak, fal. Saya tidak sedang menyuruhmu untuk mulai mencatat perihal harapan-harapan yang ingin kau wjujudkan tahun depan. Lebih dari itu, sebenarnya saya hanya ingin kamu, kita, maksudku, kamu dan aku, bisa belajar untuk menjadi lebih baik dari diri kita yang sekarang. belajar melihat dunia lebih luas. Seperti menaiki tangga yang tinggi lalu melihat seberapa mengagumkannya perjalanan yang kita tempuh. Belajar menyisipkan esensi dari setiap impian-impian kita, agar pada akhirnya nanti, ketika tiba saatnya kita mengevaluasi, kita tidak hanya membubuhkan tanda check pada setiap impian itu lalu beralih pada impian-impian baru, tetapi  juga menjadi semakin dekat dengan sebentuk kedamaian yang dicari setiap orang: kesempurnaan.


Salam sayang dari sisi dirimu yang lain.


Falra.
Read More

07 Juli 2013

beberapa alasan kenapa aku tak mau memimpikanmu

aku tak mau pulang bertemu mimpi
satu-satunya yang nyata di sana hanyalah ketidakpastian
di dunia itu, kaki-kaki kita tak pernah benar-benar berpijak
di negeri itu, kamu tak sungguh-sunggu menyimpan cinta.


aku tak mau kembali memeluk mimpi
di balik bantal takdir dan rahasia merahasiakan dirinya sendiri
lalu dibiarkannya langit menghujankan pertanyaan kepada pagi
aku kemudian menemui kenyataan dan kamu yang tidak sama lagi
kita menjadi ikatan yang tanpa arti


katamu, langit menggantungkan rahasia-rahasia.
kenapa ia disebut rahasia jika semua orang dapat melihatnya 
hanya dengan cahaya dan sedikit tengadah?
bukankah langit begitu lapang?
seperti penerimaan rasa seorang kekasih yang tengah patah hati
aku ingin tetap hidup jauh di luar sana,
 di antara mimpi yang digantungkan langit.

aku tak mau hidup dalam mimpi
di sana hanya ada cinta yang tak pernah sakit
pelukan yang tak mampu diiris luka
karena setiap kali terbangun,
aku akan mengenal sakit dan luka
lebih nyata daripada sebelumnya.


#7sketsalog
Read More

08 Juni 2013

Suatu Sore di Hari Minggu

1
Suatu sore di hari minggu aku menemukan permulaan
Ia sedang duduk di atas rumput dengan matahari memeluk punggungnya
Matahari mengecup pipiku
Matanya menemukan mataku
Mataku menemukan senyumnya
Lalu matahari memeluk aku dan permulaan
Suatu sore di hari minggu aku menemukan kita.

2
Sore di hari minggu selalu menceritakan dirimu
yang tak bisa lepas dari dekapan kertas dan genggaman pena
kau duduk di atas rumput sambil menuliskan sajak yang tak mampu dibahasakan tinta.
Wajahmu dalam kepalaku sepakat menyebutmu sebagai rahasia
lalu rahasia dalam ingatanku menetap sampai senja luput dimakan usia
kau, rahasia dan ingatan dalam kepalaku pelan-pelan
menjelma menjadi cita-cita yang tenggelam dalam sebuah cerita

3
Suatu hari minggu, sore tidak jadi datang
Katanya, Ia terhalang oleh siang yang tak mau pulang
aku memeluk lututku sendiri sambil membaca sajak yang tak bisa didengarkan semesta
tentang sore-sore yang menghijau bersama jumput rerumputan.
tentang kamu yang selalu datang bersama permulaan
dan mata-mata yang kecil dan senyum-senyum yang mungil.
Kau tidak perlu datang. Hari ini aku sudah duduk bersama dirimu yang seminggu lalu.

you know a cat always have a secret even you don't look into it's eyes
4
Suatu siang di hari minggu, aku menunggu permulaan.

Malam menunggu lembayung. Lalu kenangan menunggu untuk dirindukan.

#7sketsalog
Read More
Diberdayakan oleh Blogger.